Upside Down Aftermarket; Pentingkah Untuk Digunakan?

Upside down aftermarket atau yang juga dikenal sebagai garpu terbalik memberikan beberapa keuntungan ketika digunakan pada sepeda motor sport. Upside down aftermarket dapat menurunkan jumlah berat pada sepeda motor dan biasanya juga membuat penanganan yang lebih baik. Manfaat yang lebih besar bisa dikatakan pada peningkatan kekakuan dari ujung depan. Kekakuan atau resistensi terhadap defleksi tabung (dalam hal ini, bagian telescoping luar garpu) meningkat sehubungan dengan diameternya. Karena tabung luar, menurut definisi, lebih besar dari bagian telescoping sehingga harus kuat dan kaku.

Upside Down Aftermarket

Bagian depan sepeda motor bekerja seperti tuas. Headstock dari frame bekerja sebagai titik tumpu, sehingga kekuatan terbesar dari defleksi yang disampaikan pada bagian apa pun dari tabung terdekat. Kita tahu bahwa tabung yang lebih besar berdiameter lebih kuat, sehingga upside down aftermarket akan lebih sedikit membelok. Bagian yang lebih kuat dari garpu dipasang dengan cara yang memungkinkan untuk mengatasi kekuatan terkuat defleksi. Kekakuan menyebabkan umpan balik yang lebih baik dan respon yang lebih besar, karena berkurangnya stiction antara bagian atas dan bawah dari garpu.

Apakah motor Anda perlu upside down aftermarket? Fork konvensional telah sekitar selama puluhan tahun dan bekerja dengan baik dalam kebanyakan situasi kendaraan. Masalahnya adalah bahwa sebagian besar pengendara tidak merasa fork konvensional cukup cepat Tergantung pada seri sepeda motor, hal tersebut hanya bisa begitu berbeda dari model produksi. Solusi? Membuat racier hal produksi! Hal ini berlaku baik untuk sportbikes pembalap-replika dan motocrossers. Anda juga akan melihat Upside down aftermarket pada tourers petualangan kelas atas. Dalam offroad, upside down aftermarket memiliki kesepakatan dengan hits besar yang lebih baik.

Kelemahan upside down aftermarket adalah bahwa bentuknya yang terbalik membuat servis-nya sedikit rumit. Sebagai permulaan, kebanyakan upside down aftermarket tidak memiliki saluran air di dalamnya. Masalah lain muncul kapan segel upside down aftermarket? Pada garpu biasa, sedikit kebocoran tidak bahaya. Namun pada upside down aftermarket, bagaimanapun segel ada di atas rem, dan minyak berada di atas segel, sehingga gravitasi dan pemompaan suspensi keduanya bekerja untuk mendorong keluar cairan. Setelah keluar, hal itu makin mendekati bantalan rem dan ban depan sehingga segel garpu rusak sedikit lebih serius pada sepeda dengan upside down aftermarket.

Jadi tidak ada banyak perbedaan dari segi kualitas antara upside down aftermarket dan fork konvensional. Tapi upside down fork bukanlah unit suspensi, juga bukan anggota chassis struktural. Ada kekuatan lentur yang diberikan pada upside down fork yang terkonsentrasi di tepi bawah kuk bawah. Pada titik ini diameter yang lebih besar dari kaki upside down fork membuatnya kaku dan menjaga roda sepeda motor di trek.

Posted in: Motor

Leave a Comment