Untung Rugi Menggunakan Piggyback

Teknologi otomotif seakan ingin terus melakukan inovasi untuk kemudahan para rider dalam berkendara. Salah satunya dengan menciptakan piggyback. Sebuah teknologi yang dapat memanipulasi data yang berasal dari sensor yang akan masuk ke ECM yang berlaku pada motor injeksi. Kehadiran piggyback ternyata cukup diminati oleh para rider dengan banyaknya pemasangan piggyback pada sepeda motor. Para penjual piggyback mengklaim bahwa dengan menggunakan teknologi ini, maka performa motor akan lebih gesit dengan konsumsi bahan bakar lebih irit. Benarkah demikian?

Piggyback

Namun berbanding terbalik dengan yang selama ini diyakini bahwa penggunaan piggyback akan membuat bahan bakar irit. Pernyataan dari Tomy Huang yang seorang owner dari produk otak pengapian berlabel BRT mengatakan bahwa penggunaan piggyback akan memberikan keuntungan dari akselerasi yang meningkat sebesar 10 persen. Namun penggunaan bahan bakar akan menjadi lebih boros untuk motor standar.

Beliau menambahkan bahwa pada mesin standar kinerja pada komponen aftermarket ternyata bukan untuk mengoptimalkan bagian sector pengapian, namun hanya mengubah sinyal dari sensor-sensor yang memperkaya bahan bakar untuk menciptakan peningkatan pada akselerasi. Hal ini berarti bahwa pasokan yang berada di ruang bakar akan membutuhkan bensin yang lebih banyak dan deras hal ini akan menyebabkan konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros.

Pernyataan ini juga dikuatkan oleh Freddy seorang pemilik Ultra Speed Racing yang berada di Jl. Panjang seputaran Jakarta Barat. Beliau menyatakan bahwa penggunaan piggyback pada mesin standar pengaruh akselerasi tidak akan begitu terasa dengan penggunaan bahan bakar yang cukup irit. Hanya saja, konsekuensi dari penggunaan piggyback adalah mesin akan cepat overheat (kepanasan). Ia menambahkan bahwa sebaiknya para rider untuk lebih bijaksana dalam mengaplikasikan piggyback.

Namun jangan khawatir ada sebuah komponen lain yang akan meningkatkan akselerasi dan lebih irit dalam bahan bakar. Komponen tersebut adalah CDI Racing yang kerap digunakan pada era karburator. Kelebihan dari penggunaan CDI Racing ini adalah dapat meningkatkan kecepatan akselerasi namun tidak menaikkan spuyer (main jet atau pilotjet). Ini karena CDI Racing bermain dalam bagian pengapian sehingga pembakaran akan menjadi sempurna di ruang bakar, dan tentu saja akan membuat bahan bakar menjadi lebih irit.

Tomy Hua juga menambahkan bahwa dengan menggunakan CDI Racing kecepatan akselerasi akan meningkat sebesar 10 persen dan keiritan pemakaian bahan bakar dapat mencapai 20-30 persen. Sebuah keuntungan untuk menggunakan komponen CDI Racing.

Dari penjelasan di atas bahwa komponen piggyback memiliki beberapa kekurangan jika dibandingkan dengan menggunakan komponen CDI Racing pada kendaraan bermotor. Kelebihan CDI Racing selain dapat meningkatkan performa sepeda motor juga dapat membuat irit dalam pemakaian bahan bakar karena terjadi pembakaran yang sempurna.

Posted in: Modifikasi

Leave a Comment